Hemat Biaya Pernikahan Dengan 5 Tips Berikut

Melaksanakan pernikahan memang selalu identik dengan kebutuhan biaya yang tidak sedikit. Mulai dari harga gedung pernikahan, katering/catering, biaya kostum/baju mempelai, dan sebagainya. Bahkan ada info bahwa setiap tahun biaya pernikahan selalu mengalami kenaikan sekitar 15-20%. Sedangkan bagi perseorangan sendiri kenaikan salary/gaji biasanya ada di angka sekitar 5-10 % per tahun. Oleh sebab itu, banyak sekali orang yang ingin menikah mencari informasi bagaimana tips menghemat biaya pernikahan.

Menikah sendiri memang merupakan hal yang cukup penting dalam kehidupan seseorang. Dalam hal ini, menuju proses kedewasaan seseorang. Dengan menikah, kita bisa belajar untuk bertanggung jawab dan membangun keluarga dan kehidupan yang lebih baik dan bahagia.

Untuk mengadakan sebuah pernikahan sebenarnya cukup dengan proses sederhana tidak masalah. Akan tetapi bagi sebagian orang, kadang perasaan gengsi lah yang menjadikan pernikahan ini menjadi mahal, akhirnya ditempuhlah jalan untuk berhutang di luar batas kemampuan financial. Padahal dengan menghemat biaya pernikahan, alokasi keuangan mereka yang harusnya bisa ditabung untuk kebutuhan masa depan, malah jadi digunakan hanya untuk melunasi hutang karena pernikahan. Supaya tidak terjadi hal tersebut, yuk baca beberapa tips menghemat biaya pernikahan yang diambil dari styl.id

1. Tentukan banyak undangan
Jika sudah bicara mahalnya catering dalam pernikahan, tentu identik dengan berapa banyak tamu yang kamu undang. Semakin banyak tamu, tentu semakin banyak porsi catering yang diperlukan. Kamu bisa memilah-milah tamu-tamu yang kamu undang dalam pernikahan agar dapat mengurangi biaya pernikahan. Undang saja kerabat dan teman dekat, misalnya kamu dan pasangan tidak perlu mengundang satu angkatan teman kuliah yang mungkin jumlahnya bisa ratusan. Cukup orang-orang yang mungkin paling dekat denganmu atau pasangan.

2. Sesuaikan lokasi pernikahan dengan budget
Tidak perlu memaksakan untuk menggelar pernikahan di suatu tempat mewah bahkan di hotel jika tidak memungkinkan. Apalagi jika kamu menggelar resepsi di hotel, otomatis catering yang perlu kamu bayarkan akan lebih mahal dibandingkan banyaknya catering murah yang bertebaran di Jakarta.

3. Sewa tempat dari jauh-jauh hari
Semakin kamu mepet untuk menyewa tempat resepsi, biasanya akan semakin mahal harganya. Selain itu untuk mendapatkan tempat yang bagus tapi murah biasanya kamu akan bersaing dengan calon pasangan lainnya. Apalagi jika kamu dan pasangan berencana untuk menikah di tanggal cantik.

4. Manfaatkan teman yang punya kemampuan lebih
Salah satu gunanya kamu memiliki teman banyak adalah pasti ada di antara mereka yang memiliki kemampuan khusus seperti fotografi atau MUA. Coba kamu kontak kerabat atau temanmu untuk membantu mengurangi biaya pernikahan. Dengan begitu biaya pernikahan yang disodorkan vendor bisa kamu tekan lebih murah.

5. Utamakan sewa, jangan beli baju pengantin
Baju pengantin hanya dipakai sekali, sayang banget kalau kamu sampai harus membelinya. Selain itu kamu bisa dapat harga yang jauh lebih murah. Berkurang lagi deh biaya pernikahanmu, ya kan?

Itu tadi tips menghemat biaya pernikahan yang mungkin bisa kamu ambil. Ada tips lainnya? coba berikan komentar ya!

Bokek di Tanggal Tua? Ini Hal yang Bisa Anda Coba Lakukan

Di tanggal tua seperti ini, isi dompet biasanya memang sudah menipis. Tapi, bukan berarti Anda tidak bisa untuk tetap bersenang-senang di akhir pekan atau hari libur lho. Berbagai kegiatan tetap bisa Anda lakukan untuk menghibur diri tanpa perlu untuk mengeluarkan banyak uang. Misalnya bisa dengan berburu info diskon dari penyedia layanan e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan e-commerce lainnya.

Memang pastinya berbagai godaan dari teman-teman untuk keluar seringkali dapat membuat Anda tergiur dan pastinya akan tambah menguras isi dompet Anda yang sudah tipis. Untuk menahan serta mengantisipasi berbagai godaan tersebut, ada banyak kegiatan yang bisa coba Anda lakukan.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda coba untuk lakukan saat tidak punya uang di hari libur:

1. Jual barang yang tak terpakai

Di kamar/rumah Anda ada barang yang sudah jarang terpakai tapi kondisinya masih bagus dan layak digunakan? Jual saja barang tersebut! Bisa Anda jual secara online atau coba tawarkan ke teman-teman Anda. Dengan cara ini, Anda juga bisa mendapatkan tambahan dana di akhir bulan.

2. Mencari Info Promo

Inilah jalan yang pasti banyak orang lakukan ketika keuangan di dompet sudah menipis. Dompet menipis tapi ada kebutuhan yang harus dipenuhi. Dengan begitu berbagai promo yang sedang diadakan pasti akan coba dikejar. Apalagi menjelang hari Raya Idul Fitri seperti ini banyak sekali berbagai promo Ramadan.

3. Menghibur diri sendiri

Masing-masing orang tentu punya hobi yang berbeda-beda, bukan? Ada yang hobi untuk menulis, menggambar, bermain musik atau bahkan bernyanyi sendiri di rumah. Carilah berbagai cara untuk menghibur diri sendiri dengan melakukan hobi atau kegiatna favorit. Sehingga Anda tidak merasa perlu mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkan kesenangan pribadi. Ingat, keluar rumah dengan teman-teman bisa bikin dompet yang sudah tipis akan semakin kikis meskipun menggunakan berbagai promo restoran atau tempat berbelanja.

4. Masak Sendiri

Selain irit, masak sendiri juga dapat Anda gunakan sebagai media untuk mengisi waktu luang di hari libur. Kalau Anda merasa tidak bisa masak, saat ini banyak sekali resep sederhana bertebaran di internet.

5. Bercocok tanam

Kalau Anda tipe orang yang suka dengan tanaman, lakukanlah saat tak punya banyak uang. Jika Anda bisa fokus pada keindahan halaman rumah, keinginan untuk keluar berblanja atau menghabiskan waktu dengan teman dapat dikurangi.

6. Berolahraga

Salah satu kegiatan yang gratis bebas pengeluaran adalah dengan melakukan olahraga. Anda juga tak akan merasa tertekan saat tidak punya uang. Berolahraga juga dapat membantu tubuh agar tetap bugar dan pikiran terhibur.

7. Habiskan waktu dengan keluarga

Anda tak perlu sedih saat berhadapan dengan hari libur tapi tak punya uang untuk kemana-mana. Lakukan saja berbagai hal menyenangkan bersama keluarga seperti menonton film di rumah atau berbagai kegiatan menyenangkan lain.

Cara Pengajuan Kartu Kredit Tanpa Syarat

Di zaman sekarang, memiliki kartu kredit sudah menjadi kelaziman bagi masyarakat. Kartu kredit saat ini menjadi salah satu pilihan alat transaksi non tunai yang paling disukai karena caranya yang praktis dan menyuguhkan banyak kemudahan transaksi. Selain itu, banyak keuntungan yang sering diberikan para bank penyedia kartu kredit dengan berupa rewards points, diskon belanja, voucher, cashback, dan lain sebagainya.

Namun, karena alat transaksi nontunai ini berupa uang pinjaman dari bank atau penerbit kartu, maka pemakaian kartu kredit sangat perlu kehati-hatian ekstra dari pemiliknya. Hal ini dikarenakan bunga yang diberikan bank penerbitnya mahal. Begitu juga denda jika terlambat melakukan pembayaran tagihan, dan biaya-biaya lain.

Jadi, bila memang Anda berniat untuk memiliki kartu kredit, pastikan sudah memahami cara terbaik bagaimana memanfaatkan kartu kredit sehingga dapat menguntungkan alih-alih menjadi sumber bencana finansial.

Yang banyak terjadi adalah, orang terjerat masalah hutang kartu kredit karena menganggap kartu kredit ini sebagai tambahan penghasilan. Padahal, limit yang ada di dalam kartu kredit adalah berupa uang pinjaman dari bank dengan bunga yang relatif mahal.

Jika memang Anda berencana mengajukan pembuatan kartu kredit, berikut ini tempat-tempat Anda mengajukan kartu kredit secara online yang mudah dan cepat:

1. Melalui Website Perbandingan

Kesibukan yang dimiliki banyak orang saat ini membuat mereka lebih memilih cara mudah dan cepat dalam berbagai hal. Termasuk juga dalam hal membuat kartu kredit.

Dengan adanya perusahaan financial technology (fintech) di era modern, Anda bisa manfaatkan situs-situs tersebut untuk buat kartu kredit online tanpa syarat. Anda bisa mengajukan kartu kredit melalui situs perbandingan dan pengajuan seperti fintech aggregator di Indonesia, atau situs sejenis lainnya.

Dengan begini, Anda tidak perlu lagi repot mengunjungi kantor bank satu per satu untuk memberikan surat pengajuan sebagai nasabah kartu kredit saat ingin membuat kartu kredit. Semua proses yang memakan banyak waktu itu bisa Anda tempuh secara online.

2. Pengajuan di Laman Perbankan

Selain melalui fintech agregator, ada juga pilihan cara buat kartu kredit online tanpa syarat yaitu dengan mengunjungi situs perbankan yang mau Anda pilih. Disini Anda cukup membuka website atau situs maya bank penerbit kartu kredit. Tak perlu lagi bingung, Anda hanya perlu mengikuti petunjuk cara pengajuan pembuatan kartu kredit online tanpa syarat di sana.

Langkah yang biasanya diperlukan adalah dengan mengisi sebuah formulir pengajuan kartu kredit. Nantinya pihak bank yang akan menghubungi Anda untuk melakukan proses lebih lanjut. Kekurangan dengan cara ini Anda akan lebih memakan waktu karena harus apply satu per satu di bank yang Anda tuju.

3. Melalui Aplikasi Digital Banking

Aplikasi digital banking yang saat ini banyak tersedia juga bisa memudahkanmu untuk buat kartu kredit online dengan berbasis deposit. Sebut saja aplikasi Jenius dari BTPN atau BCA Mobile. Caranya sangat mudah, Anda cukup melakukan pendaftaran secara online, maka Anda sudah bisa mendapatkan kartu kredit virtual yang bisa diisi dan digunakan.

Persiapkan berkas dan dokumen Anda. Sebagai informasi, layanan cara untuk membuat kartu kredit online tanpa syarat dengan aplikasi Jenius saat ini hanya berlaku untuk area Jabodetabek. Sebelum apply, Anda harus mempersiapkan KTP dan NWPW lalu pilih Register. Lalu ikuti langkah-langkahnya hingga selesai.

4. Melalui Marketplace

Kalau biasanya sebagian besar orang menggunakan platform e-commerce atau marketplace untuk berbelanja, sekarang Anda juga bisa menggunakannya untuk membuat kartu kredit online tanpa syarat. Sudah pernah dengar?

Cara untuk buat kartu kredit online tanpa syarat melalui marketplace pun sangat mudah. Anda cukup mengisi formulir pengajuan yang disediakan kemudian Anda bisa menemukan kartu kredit berdasarkan berbagai kriteria, jenis kartu hingga bank penyedia kartu kredit.

Setelah selesai mengisi formulir tersebut dan memilih jenis/tipe kartu kredit yang diinginkan, Anda hanya tinggal menunggu informasi lebih lanjut dari pihak bank terkait permohonan aplikasi kartu kredit. Tidak perlu khawatir soal keamanan sistem, pada umumnya saat ini marketplace atau penyedia aplikasi kartu kredit secara online sudah mengutamakan kenyamanan nasabahnya dengan melengkapi sistem keamanan yang canggih. Jadi Nah, cara mana yang akan Anda pilih?

RI Butuh Tenaga Kerja Handal untuk Hadapi Era Digitalisasi Industri

Darmin Nasution, Mentri Kordinator Bidang Perekonomian, menyatakan saat ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0 dan dikaitkan dengan era digitalisasi. Pemerintah Indonesia dan para pelaku usaha/bisnis tidak mampu mengelak dari ini, namun mengambil langkah untuk bersiap menghadapinya dengan cara meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

“Saat ini kita masuk revolusi industri 4.0. Hal apapun harus kita cermati dan ini sama sekali tidak bisa kita hindari,” tegas Darmin pada Seminar Nasional Outlook Industri 2018 yang diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta.

Dia juga menuturkan, hadirnya marketplace atau e-commerce lebih banyak menjual barang/produk import. “Dalam era digital ini, kita harus cermat memilih apa yang bisa kita unggulkan, karena produk yang kita bisa hasilkan bukan dengan teknologi tinggi,” tutur mantan Gubernur BI itu.

Pemerintah juga ingin mengembangkan bisnis online alias e-commerce di Indonesia, salah satu caranya dengan meningkatkan kemampuan dan keahlian sumber daya manusianya melalui pendidikan vokasional.

“Dalam rangka pengembangan e-commerce ini ada satu faktor yang sangat krusial yakni sumber daya manusia,” Darmin menerangkan. Seperti yang kita tahu, untuk meluncurkan e-commerce, kita perlu mempersiapkan segala macam hal. Mulai dari Infrastruktur Teknologi berupa server, koneksi bandwith, sistem keamanan, hingga sumber daya manusianya mulai dari contact center, tim developer, hingga tim marketing semua harus terdiri dari sumber daya yang berkualitas.

Sebelumnya Indonesia juga harus sudah siap menghadapi terpaan gelombang digitalisasi yang membawa perubahan besar pada perekonomian nasional. Antisipasi perlu dilakukan agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga dan tidak jatuh dalam kondisi krisis seperti tahun 1997-1998.

Darmin Nasution juga menjelaskan, pemerintah sedang berupaya keras menghentikan perlambatan ekonomi dan membalikkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional. Pada tahun 2015, pertumbuhan ekonomi mencapai titik terendah dan dapat berbalik dengan cepat pada tahun 2016 dengan berbagai langkah besar.

Pemerintah juga sudah mencari penyebab hal tersebut. Meskipun belum mengambil kesimpulan pasti penyebab perlambatan ekonomi, salah satu persoalan adalah munculnya penetrasi ekonomi digital yang kian masif.

Menurutnya, pertumbuhan ritel dengan media bisnis online (e-commerce) sudah meningkat 30 kali lipat dalam 3 tahun meskipun dari sisi jumlah belum besar tapi tetap tumbuh.