Bokek di Tanggal Tua? Ini Hal yang Bisa Anda Coba Lakukan

Di tanggal tua seperti ini, isi dompet biasanya memang sudah menipis. Tapi, bukan berarti Anda tidak bisa untuk tetap bersenang-senang di akhir pekan atau hari libur lho. Berbagai kegiatan tetap bisa Anda lakukan untuk menghibur diri tanpa perlu untuk mengeluarkan banyak uang. Misalnya bisa dengan berburu info diskon dari penyedia layanan e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan e-commerce lainnya.

Memang pastinya berbagai godaan dari teman-teman untuk keluar seringkali dapat membuat Anda tergiur dan pastinya akan tambah menguras isi dompet Anda yang sudah tipis. Untuk menahan serta mengantisipasi berbagai godaan tersebut, ada banyak kegiatan yang bisa coba Anda lakukan.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda coba untuk lakukan saat tidak punya uang di hari libur:

1. Jual barang yang tak terpakai

Di kamar/rumah Anda ada barang yang sudah jarang terpakai tapi kondisinya masih bagus dan layak digunakan? Jual saja barang tersebut! Bisa Anda jual secara online atau coba tawarkan ke teman-teman Anda. Dengan cara ini, Anda juga bisa mendapatkan tambahan dana di akhir bulan.

2. Mencari Info Promo

Inilah jalan yang pasti banyak orang lakukan ketika keuangan di dompet sudah menipis. Dompet menipis tapi ada kebutuhan yang harus dipenuhi. Dengan begitu berbagai promo yang sedang diadakan pasti akan coba dikejar. Apalagi menjelang hari Raya Idul Fitri seperti ini banyak sekali berbagai promo Ramadan.

3. Menghibur diri sendiri

Masing-masing orang tentu punya hobi yang berbeda-beda, bukan? Ada yang hobi untuk menulis, menggambar, bermain musik atau bahkan bernyanyi sendiri di rumah. Carilah berbagai cara untuk menghibur diri sendiri dengan melakukan hobi atau kegiatna favorit. Sehingga Anda tidak merasa perlu mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkan kesenangan pribadi. Ingat, keluar rumah dengan teman-teman bisa bikin dompet yang sudah tipis akan semakin kikis meskipun menggunakan berbagai promo restoran atau tempat berbelanja.

4. Masak Sendiri

Selain irit, masak sendiri juga dapat Anda gunakan sebagai media untuk mengisi waktu luang di hari libur. Kalau Anda merasa tidak bisa masak, saat ini banyak sekali resep sederhana bertebaran di internet.

5. Bercocok tanam

Kalau Anda tipe orang yang suka dengan tanaman, lakukanlah saat tak punya banyak uang. Jika Anda bisa fokus pada keindahan halaman rumah, keinginan untuk keluar berblanja atau menghabiskan waktu dengan teman dapat dikurangi.

6. Berolahraga

Salah satu kegiatan yang gratis bebas pengeluaran adalah dengan melakukan olahraga. Anda juga tak akan merasa tertekan saat tidak punya uang. Berolahraga juga dapat membantu tubuh agar tetap bugar dan pikiran terhibur.

7. Habiskan waktu dengan keluarga

Anda tak perlu sedih saat berhadapan dengan hari libur tapi tak punya uang untuk kemana-mana. Lakukan saja berbagai hal menyenangkan bersama keluarga seperti menonton film di rumah atau berbagai kegiatan menyenangkan lain.

RI Butuh Tenaga Kerja Handal untuk Hadapi Era Digitalisasi Industri

Darmin Nasution, Mentri Kordinator Bidang Perekonomian, menyatakan saat ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0 dan dikaitkan dengan era digitalisasi. Pemerintah Indonesia dan para pelaku usaha/bisnis tidak mampu mengelak dari ini, namun mengambil langkah untuk bersiap menghadapinya dengan cara meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

“Saat ini kita masuk revolusi industri 4.0. Hal apapun harus kita cermati dan ini sama sekali tidak bisa kita hindari,” tegas Darmin pada Seminar Nasional Outlook Industri 2018 yang diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta.

Dia juga menuturkan, hadirnya marketplace atau e-commerce lebih banyak menjual barang/produk import. “Dalam era digital ini, kita harus cermat memilih apa yang bisa kita unggulkan, karena produk yang kita bisa hasilkan bukan dengan teknologi tinggi,” tutur mantan Gubernur BI itu.

Pemerintah juga ingin mengembangkan bisnis online alias e-commerce di Indonesia, salah satu caranya dengan meningkatkan kemampuan dan keahlian sumber daya manusianya melalui pendidikan vokasional.

“Dalam rangka pengembangan e-commerce ini ada satu faktor yang sangat krusial yakni sumber daya manusia,” Darmin menerangkan. Seperti yang kita tahu, untuk meluncurkan e-commerce, kita perlu mempersiapkan segala macam hal. Mulai dari Infrastruktur Teknologi berupa server, koneksi bandwith, sistem keamanan, hingga sumber daya manusianya mulai dari contact center, tim developer, hingga tim marketing semua harus terdiri dari sumber daya yang berkualitas.

Sebelumnya Indonesia juga harus sudah siap menghadapi terpaan gelombang digitalisasi yang membawa perubahan besar pada perekonomian nasional. Antisipasi perlu dilakukan agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga dan tidak jatuh dalam kondisi krisis seperti tahun 1997-1998.

Darmin Nasution juga menjelaskan, pemerintah sedang berupaya keras menghentikan perlambatan ekonomi dan membalikkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional. Pada tahun 2015, pertumbuhan ekonomi mencapai titik terendah dan dapat berbalik dengan cepat pada tahun 2016 dengan berbagai langkah besar.

Pemerintah juga sudah mencari penyebab hal tersebut. Meskipun belum mengambil kesimpulan pasti penyebab perlambatan ekonomi, salah satu persoalan adalah munculnya penetrasi ekonomi digital yang kian masif.

Menurutnya, pertumbuhan ritel dengan media bisnis online (e-commerce) sudah meningkat 30 kali lipat dalam 3 tahun meskipun dari sisi jumlah belum besar tapi tetap tumbuh.